
Pangandaran, 27 November 2025 — Tim dosen yang terdiri dari Moch. Armien Syifaa, Muhammad Rio Fariza, dan Septiana Yustika Widyaningrum beserta mahasiswa Telkom University menyelenggarakan Pelatihan Public Speaking dan Hospitality Communication bagi para pegiat wisata dan pelaku ekonomi kreatif Kabupaten Pangandaran pada Kamis (27/11/2025) bertempat di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pangandaran. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang ditujukan untuk meningkatkan kompetensi komunikasi dan kualitas pelayanan di sektor pariwisata daerah.
Menurut Ketua Tim, Moch. Armien Syifaa, pelatihan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan kualitas pelayanan guna memperkuat daya saing sektor pariwisata daerah.
“Kami ingin membantu memberikan kontribusi kepada pegiat wisata Pangandaran agar lebih bisa mengembangkan potensi wisatanya, tidak hanya memaksimalkan wisata alam yang ada tetapi juga bagaimana kita mengoptimalkan pelayanan excellent yang diberikan oleh para pegiat wisata”, ujarnya.
Mengangkat tema “Public Speaking dan Hospitality Communication Training bagi Pegiat Wisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Pangandaran,” topik ini memberikan pelatihan dan wawasan teknik public speaking yang efektif, pelayanan yang profesional dan empatik, serta penguatan keterampilan interaksi dalam mendukung kualitas pelayanan bagi pegiat wisata dan pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Pangandaran.
Armien menambahkan bahwa pelayanan yang baik menjadi faktor pembeda utama dalam persaingan destinasi wisata.
“Tidak hanya karena pemandangan alamnya, karena landscape alam Indonesia itu luar biasa. Orang akan dengan mudah berpindah ke wisata alam lain yang serupa, apalagi pantai. Tapi jika Pangandaran dengan pantai yang sudah bagus kemudian ditambah dengan pelayanan yang excellent, itu akan memberikan experience yang luar biasa bagi para wisatawan sehingga mereka akan senang hati untuk kembali lagi”, tambah Armien.
Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pangandaran, diikuti sambutan Ketua Acara Pengabdian Masyarakat. Setelah itu, peserta mendapatkan materi inti tentang public speaking, praktik komunikasi dalam pelayanan wisata, sesi tanya jawab, serta pembagian doorprize.
Perwakilan Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda, Diandra Diana, turut mengapresiasi terselenggaranya pelatihan ini.
“Pelatihan seperti ini sangat relevan untuk meningkatkan kualitas layanan wisata. Kemampuan komunikasi yang baik akan menentukan bagaimana wisatawan memaknai pengalaman mereka. Kami sangat mengapresiasi kontribusi Telkom University dalam pengembangan SDM pariwisata di daerah,” ungkap Diandra.
Sesi diskusi berlangsung dinamis. Para peserta menanyakan berbagai isu terkait sikap tubuh saat menyambut wisatawan, cara mengontrol intonasi suara, menghadapi pengunjung dengan keluhan, hingga bagaimana menjaga profesionalisme dalam situasi tekanan. Pemateri memberikan contoh situasi nyata di lapangan dan mengajak peserta mempraktikkan teknik komunikasi langsung sebagai bagian dari experiential learning.
Seorang pegiat wisata, Dahlan, yang ikut serta dalam pelatihan berbagi pengalamannya dalam mengikuti pematerian.
“Saya merasa lebih diguiding melalui pelatihan public speaking. Cara pembawaannya yang tenang, bagaimana sikap dan ekspresi serta nada kita saat bertemu wisatawan. Pelatihan ini sangat menginspirasi”, ujarnya
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pegiat wisata dan pelaku ekonomi kreatif Kabupaten Pangandaran dapat menerapkan keterampilan komunikasi yang lebih profesional dalam setiap pelayanan, sehingga mampu meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan dan memperkuat citra pariwisata daerah. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam pengembangan kapasitas SDM lokal agar semakin siap bersaing dan berkontribusi pada kemajuan sektor pariwisata Pangandaran.