
Public Speaking as a Super Power: Workshop Inspiratif di SMKN 15 Bandung Bangun Kepercayaan Diri Generasi Muda. /Dian Al Fajr.
Bandung, 23 Oktober 2025 – Suasana Aula SMKN 15 Bandung pada Kamis pagi dipenuhi semangat dan tawa antusias para siswa. Mereka berkumpul untuk mengikuti seminar bertajuk “Public Speaking as a Super Power: Seni Berbicara untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri” pada Kamis (23/10). Sebuah kegiatan yang digagas oleh Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial (FKS) Telkom University sebagai bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas).
Kegiatan ini dipimpin oleh Nisa Nurmauliddiana Abdullah, S.I.Kom., M.I.Kom., selaku Perwakilan Koordinator Abdimas FKS Telkom University, serta diketuai oleh Almira Shabrina, S.I.Kom., M.A. dan Indria Angga Dianita, S.Sos., M.A.B., yang juga bertindak sebagai dosen pemateri utama.
Seminar ini bertujuan membangun pemahaman mendalam tentang public speaking sebagai keterampilan hidup, bukan hanya untuk berpidato, tetapi juga untuk menumbuhkan rasa percaya diri dalam kehidupan sehari-hari. Para siswa SMKN 15 Bandung terlihat sangat antusias. Mereka tidak sekadar menjadi pendengar, tetapi juga aktif berdiskusi, bertanya, dan berpartisipasi sepanjang kegiatan berlangsung.
Dalam penyampaiannya, Indria Angga Dianita, S.Sos., M.A.B. tidak hanya memberikan teori, tetapi juga membagikan pengalaman dan tips praktis agar tidak gugup ketika berbicara di depan umum. Melalui gaya komunikasi yang hangat dan interaktif, suasana seminar terasa hidup dan menyenangkan.
“Public speaking bukan sekadar kemampuan berpidato, tapi keterampilan hidup yang melatih seseorang untuk berani, percaya diri, dan siap menghadapi dunia profesional,” ujar Indria Angga
“Seorang pembicara yang hebat bukan hanya yang pandai berbicara, tetapi yang mampu menyampaikan pesan dan menyentuh hati audiensnya.”
Para siswa mendapatkan wawasan baru mengenai pentingnya mengenali audiens, mengatur emosi, dan menyampaikan pesan dengan percaya diri. Selain materi utama, kegiatan juga dikemas dengan berbagai aktivitas menarik seperti Pre Test dan Post Test untuk mengukur pemahaman siswa sebelum dan sesudah pelatihan.
Antusiasme semakin meningkat ketika sesi ice breaking dimulai, para siswa diajak bermain games “tebak gaya” dengan tema public speaking, dan beberapa peserta bahkan mendapat tantangan langsung dari master of ceremony untuk memerankan seorang MC dalam waktu lima menit. Aktivitas ini memecah ketegangan dan menumbuhkan keberanian mereka untuk tampil spontan di depan umum.
Kepala Sekolah Dra. Lilis Yuyun, M.M.Pd., turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini.
“Pelatihan public speaking ini sangat relevan dan penting bagi siswa-siswi kami. Mereka tidak hanya mendapatkan bekal teori, tetapi juga langsung mempraktikkan cara berbicara di depan umum dengan percaya diri,” ungkapnya.
Program Abdimas ini merupakan bagian dari rangkaian International Photography and Short Movie Festival (IPSMF) yang melibatkan dosen dan mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial Telkom University. Melalui kegiatan ini, Telkom University terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan keterampilan komunikasi dan kepercayaan diri generasi muda, agar siap menghadapi tantangan di dunia akademik maupun profesional.